Euro 2016

Dimitri Payet: Sulit Bendung Prancis

Playmaker West Ham itu menyebut negaranya sulit dikalahkan ketika berada dalam performa terbaik sebagaimana ia tak takut untuk bertemu Inggris atau Islandia di perempat-final.

Dimitri Payet meyakini Prancis akan sulit dikalahkan jika mencapai performa terbaiknya di Euro 2016.

Payet, 29, membantu Les Bleus lolos ke perempat-final usai meraih kemenangan 2-1 atas 10 pemain Republik Irlandia di Lyon pada Minggu (26/6) malam WIB.

Di pertandingan itu Prancis berhasil membalas gol penalti Robbie Brady di menit kedua lewat brace Antoine Griezmann di babak kedua, sebelum Irlandia harus kehilangan satu pemain menyusul kartu merah Shane Duffy.

Kini Prancis tinggal menunggu pemenang antara Inggris dan Islandia, yang akan berduel di Nice pada Selasa (28/6) dini hari WIB nanti.

“Ketika kami bermain dengan gaya kami, maka kami sulit dibendung,” kata Payet kepada Uefa.

“Fans kami hebat – meski kami sempat tertinggal, mereka tetap di belakang kami. Itu adalah hal terburuk yang bisa terjadi untuk tertinggal 1-0 dengan sebuah penalti di menit awal. Di babak pertama kami bermain buruk dan meladeni permainan mereka.

“Mereka berusaha untuk mendapatkan sedikit waktu dan kami menghabiskan banyak energi, namun kemudian kami bisa memulai permainan kami [di babak kedua].”

Payet mengaku tidak ingin memilih lawan di babak berikutnya, dengan menambahkan: “Sejujurnya tidak – jika Islandia menang itu karena mereka lebih baik ketimbang Inggris.

“Kami juga melihat Kroasia tersingkir, jadi tidak ada lagi lawan mudah. Kami harus melakukan segala yang kami bisa untuk lolos.”

Share