Euro 2016

Italia Kalah, Gianluigi Buffon Menangis

Sang kapten yakin Italia telah melakukan yang terbaik di laga kontra Jerman di babak perempat-final Euro 2016

Gianluigi Buffon tampak berlinang air mata setelah Italia dipastikan tersingkir dari Piala Eropa 2016. Penjaga gawang veteran itu yakin ia dan rekan setim telah melakukan yang terbaik untuk Gli Azzurri.

Pertandingan sengit tersaji di Bordeaux, di mana Leonardo Bonucci membatalkan gol pembuka Jerman yang dibukukan Mesut Ozil. Babak perpanjangan waktu tidak cukup untuk menentukan sang pemenang, sehingga laga dilanjutkan hingga sudden death adu penalti, ketika total tujuh pemain dari kedua tim gagal menunaikan tugas dengan sempurna.

Penendang terakhir Der Panzer Jonas Hector memuluskan skuat Joachim Low melenggang ke semi-final, setelah sepakan Matteo Darmian gagal menembus jala Manuel Neuer.

“Kami melakukan yang terbaik dan itu hampir saja cukup, yang artinya ketika Anda dengan nilai, organisasi, taktik, maka tidak ada yang mustahil,” kata Buffon yang tak dapat menutupi kekecewaannya pascalaga.

“Kami memiliki alasan untuk menangis. Kami memberikan begitu banyak hal dan dekat [dengan kemenangan]. Gila berpikir Jerman gagal mengonversi tiga penalti dan ternyata itu masih belum cukup.

“Saya tak dapat mengatakan kami lebih buruk. Kekalahan ini sangat mengejutkan kami. Kami menyerang, karena ada tugas lain dan tanggung jawab lain.

“Masalah dua tahun lalu adalah kami tersingkir dengan begitu banyak penyesalan, perasaan kami membuat kesalahan dan tidak melakukan yang kami bisa. Malam ini kami benar-benar berusaha dan itu tidak cukup. Kami harus membawa pulang ini.”

Share