News, Players, prediksi

James Rodriguez, Pemain Real Madrid Paling Mengejutkan Musim Lalu

Rancangan sepatu adidas yang dikenakan James membuat dirinya bertranformasi menjadi pemain paling mengejutkan di musim 2015/16.

Real Madrid mengakhiri musim 2015/16 dengan cara yang mungkin terbaik karena mereka bisa menjuarai Liga Champions yang ke-11 di bawah asuhan Zinedine Zidane, yang menggantikan Rafael Benitez di paruh kedua musim.

Salah satu pemain yang bertransformasi dari yang paling mengecewakan menjadi paling mengejutkan di musim lalu adalah James Rodriguez. Bayangkan saja, pemain asal Kolombia itu harus mengawali musim dengan sangat sulit, ketika tim masih ditangani Benitez.

Sang pelatih menggunakan sistem 4-2-3-1, dengan memasang Gareth Bale sebagai motor penggerak melalui gelandang serang, dengan Cristiano Ronaldo di sisi kiri, dan menyisakan satu ruang di sisi kanan, yang berpeluang diisi James. Namun, di awal musim, posisi itu akhirnya dipegang Isco, meski James sempat mendapat kepercayaan bermain sebagai starter ketika dalam kondisi fit.

James tampil gemilang di pertandingan lawan Real Betis dengan memberi kontribusi pertamanya untuk tim dan ia dinobatkan sebagai pemain terbaik di laga ini. Ia mencetak gol dengan tendangan bebas spektakuler dan tendangan menggunting serta memberi assist untuk Gareth Bale.

Sayang, pada 8 September 2015, ia mengalami cedera ketika memperkuat timnas Kolombia di laga uji coba kontra Peru, setelah bertabrakan dengan Juan Manuel Vargas. Cedera sobek otot paha itu membuat sang gelandang harus absen lama dan ia melewatkan separuh pertandingan putaran grup Liga Champions.

Setelah diterpa cedera dan penampilan yang inkonsisten, James tetap belum menjadi pilihan utama, meski nahkoda tim sudah diambil alih Zidane. Sang arsitek lebih memilih Isco sebagai starter saat Los Blancos menang 5-0 atas Deportivo La Coruna dan 5-1 lawan Sporting Gijon.

“Kita semua dalam satu perahu. Salah satu pasti bermain. Untuk sekarang, Isco beraksi dan James pengganti,” ujar Zidane ketika itu.

James akhirnya mendapat kepercayaan penuh dari Zidane di bulan-bulan akhir kompetisi musim lalu, ketika Real Madrid masih bersaing untuk gelar La Liga dan Liga Champions. Ia ikut ambil bagian ketika tim berhasil merengkuh gelar Eropa yang ke-11 sepanjang masa.

James tampil sebanyak 26 kali di ajang La Liga musim lalu, dengan 17 pertandingan sebagai starter dan sembilan sebagai cadangan. Total, ia bermain selama 1.516 menit. 16 kali ia bermain penuh selama 90 menit dan sepuluh kali digantikan.

James mencetak tujuh gol, enam di antaranya lewat kaki kiri dan dua dengan kaki kanan, serta dua dari dalam kotak penalti dan lima dari luar kotak penalti. Mantan pemain AS Monaco itu melepaskan 27 tembakan, dengan 18 kali tepat sasaran. Ia juga memberi delapan assist untuk rekan-rekannya. Sepanjang musim, ia mengkreasi peluang 60 kali dan melakukan 69 crossing.

Kesuksesan James dalam bertranformasi tidak lepas dari beberapa faktor penunjang, di antaranya sepatu yang dikenakannya, baik ketika bermain maupun berlatih. adidas bekerjasama dengan James dalam meningkatkan performa sang pemain.

Desain terbaru adidas ACE 16.1 Primeknit terlihat begitu cerah dan terkesan mewah. Sepatu ini sengaja didesain untuk presisi dan kontrol pada kecepatan tinggi, sangat cocok buat para pemain dan mereka yang memiliki kecepatan layaknya James.

James berharap pada musim 2016/17 ini dirinya mendapat kepercayaan untuk bermain dan berkontribusi lebih banyak lagi. Ia sudah siap menghadapi tantangan-tantangan musim mendatang agar ia bisa menjadi pemain yang lebih baik, seperti yang dilakukannya di musim perdana bersama Real Madrid.

Share