Euro 2016

PREVIEW EURO 2016: INGGRIS – RUSIA

Inggris yang bermaterikan pemain muda berkualitas memikul beban sebagai salah satu favorit, dan mereka menargetkan kemenangan perdana saat menghadapi Rusia.

Tim nasional Inggris berharap bisa memenuhi ekspektasi di Euro 2016 nanti setelah di turnamen sebelumnya selalu gagal, demikian setidaknya yang diharapkan kapten Wayne Rooney, yang akan membawa timnya menghadapi Rusia di laga pembuka Grup B, Minggu (12/6) dini hari WIB.

Meski pernah meraih kesuksesan di Piala Dunia 1966 yang digelar di negerinya sendiri, The Three Lions tidak lagi mampu mereplika keberhasilan tersebut dan sudah 50 tahun mereka tidak memenangkan gelar.

Rooney kini akan mengapteni negaranya di kompetisi mayor untuk kali pertama, yang mana adalah turnamen keenamnya, sebagaimana prestasi terbaiknya adalah sampai ke perempat-final saat mengikuti Euro 2004 di Portugal.

“Saya tak sabar menantikan ini [Euro 2016],” kata Rooney kepada FATV ketika ditanya soal memimpin Inggris.

“Waktu terlama dalam sebuah turnamen adalah pekan pertama jelang laga perdana. Anda bisa merasakan gairah di tim… di negara kami.

“Kami harus bermain, kami harus tampil dan mengusahakan kemenangan. Jadi, mudah-mudahan kami bisa [mempersembahkan tiga poin] dan memberi kenangan bagus kepada semua orang.”
Posisi Rooney di starting XI masih belum dipastikan setelah ia mengalami masalah kebugaran dan performa bersama Manchester United di gelaran 2015/16 kemarin, namun manajer Inggris Roy Hodgson tampaknya masih akan mengandalkannya.

Dan bek sentral Chris Smalling, yang menjadi rekan Rooney di level klub dan negara, menekankan arti penting top skor sepanjang masa Inggris tersebut.

england-euro-2016-signed-shirts-image-1

 

“Dia [Rooney] adalah titik fokus kami… kami para pemain menjadikannya panutan atas apa yang telah ia raih di sepakbola,” kata Smalling di sesi konferensi pers.

“Dengan menjadi kapten dan pemimpin kami, dia adalah salah satu sosok yang kami mintai pendapat. Dia mampu menunjukkan jalan kepada kami selama turnamen karena dia sudah pernah berada di sana berulang kali.”

Sementara itu, Hodgson memiliki skuat yang hampir sepenuhnya fit untuk dipilih, dengan bek kiri Ryan Bertrand menjadi satu-satunya kekhawatiran karena terpapar cedera, yang berarti fullback Tottenham Hotspur Danny Rose berpotensi turun sejak awal di Stade Velodrome nanti.

Adapun dari kubu Rusia, pelatih Leonid Slutsky pantas cemas setelah timnya kehilangan Alan Dzagoev, Denis Cheryshev, Yuri Zhirkov dan Oleg Kuzmin sebelum turnamen, belum lagi ia juga harus kehilangan Igor Denisov akibat cedera otot paha dalam laga pemanasan terakhir melawan Serbia yang berakhir imbang 1-1.

Artur Yusupov kemudian dipanggil untuk mengisi posisinya, yang lantas membuat Pavel Mamaev meratapi absennya Denisov dari skuat Rusia.

“Ini sungguh disayangkan karena dia adalah salah satu pemain kunci kami,” ujar Mamaev.

“Bagi dia, ini harusnya menjadi turnamen yang sangat penting. Pelatih belum menjelaskan mengenai siapa yang akan mengisi posisi gelandang sentral, namun yang pasti kami kehilangan seorang pemain kunci, dan itu sungguh disayangkan.

“Pelatih akan mencari jawaban… [dia] tengah melakukan segala hal yang bisa ia lakukan guna memastikan kami siap untuk laga melawan Inggris.”

Masalah cedera membuat Inggris difavoritkan sebagai pemenang di laga nanti, di mana pelatih Hodgson harus memutar otak untuk menentukan skema penyerang terbaiknya.

Sementara itu di posisi gelandang masih belum bisa dipastikan mengingat Jordan Henderson dan Jack Wilshere sama-sama belum fit sepenuhnya setelah pulih dari cedera, dan posisi tersebut bisa saja menjadi milik pemain lain.

Share